Sebuah Pesan dari Anakku

22 12 2009

Setiap bangun di pagi hari, biasanya aku langsung menciumi perut istriku yang makin lama makin buncit. Ritual ini aku lakukan sejak kami berdua menerima keberadaan buah hati kami di dalam perutnya. Dan sejak umur kehamilan 14 minggu, aku selalu menempelkan telingaku ke perut istriku, sekedar mencoba menangkap suara-suara gerakan dari bayi kami.

Namun pagi ini aku terperanjat, ketika aku merasa mendengar suara lirih yang seolah – olah ingin berkata kepadaku :

“Papa, jika dapat mendengarkan suaraku, tolong sampaikan pesanku ini ke Mama :

Terima kasih untuk setiap doa, keringat dan air mata yang keluar untukku. Kasihmu yang tanpa batas pasti membuat hidupku lebih indah. Kesabaranmu akan menguatkanku untuk menghadapi kerasnya hidup yang kujalani nanti. Selamat Hari Ibu. Cintamu selalu melekat erat dihatiku dan menjadi semangat hidupku. Sampai bertemu nanti, Mama, di hari kelahiranku.”

(sunyi)

Persembahan untuk semua ibu di dunia yang telah mencintai anak – anak dan keluarganya tanpa kenal lelah.

Selamat Hari Ibu !


Actions

Information

2 responses

22 12 2009
wisdy

terima kasih ya mas aku sudah diingatkan sebagai seorang anak tidak ada kata yang bisa mewakili perjuangan orangtua……….. selain mengatakan terima kasih karena semuanya dilakukan dengan tulus….tanpa pamrih 🙂
selamat menjadi orangtua baru dalam kehidupan ini.

25 12 2009
mulutmanisyangberbisa

@wisdy: Sip, aku suka berkaca – kaca kalo baca lagi tulisan ini. Padahal ngarang sendiri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: